Jangan Mencibir Saat Buruh Minta Upah Layak

13 Juli 2012

Mendengar kata “MENUNTUT UPAH LAYAK” masyarakat awam (non buruh) pasti berasumsi lain, “Kerja di pabrik aja koq nuntut upah layak segala sih” begitu mungkin pada umumnya. Kata “LAYAK” itulah yang dianggap “WAH” oleh masyarakat awam non buruh, Tak pernah mau tau tentang apa saja sih sebenarnya yang dikatakan layak bagi buruh menurut peraturan perundang-undangan.
Nah biar khalayak tahu, serta tidak mencibir atau mengomel lagi saat ada aksi buruh yang menuntut upah layak, dibawah ini saya rinci apa saja komponen yang dianggap “LAYAK” menurut pemerintah versi Permenaker No. 17/MEN/VIII/2005 tentang Komponen dan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Harapan saya semoga, khalayak bisa menyimpulkan apakah benar yang dikatakan LAYAK bagi buruh adalah mengacu pada komponen dan takaran seperti ini?

KOMPONEN MAKANAN DAN MINUMAN
1. Beras (kualitas sedang) :10 Kg / bulan
2. Sumber Protein: Daging 0.75 kg/bulan, Ikan Segar 1.2 Kg/bulan dan Telor : 1 Kg/bulan
3. Kacang-kacangan: Tahu tempe (kualitas baik) 4,5 kg/bulan
4. Susu Bubuk (kualitas sedang) : 0.9 kg/bulan
5. Gula Pasir (kualitas sedang) : 3 Kg/bulan
6. Minyak Goreng (Minyak Curah): 2 Kg/bulan
7. Sayur-sayuran (kualitas baik): 7.2 Kg/bulan
8. Buah-buahan (setara pisang dan pepaya/kualitas baik) : 3 kg/bulan
9. Karbohidrat lain (setara tepung terigu/kualitas sedang) : 3 kg/bulan
10. Teh Celup : 1 dus @ 25 pcs/bulan, atau Kopi : 300 gram/bulan
11. Bumbu-bumbuan : senilai 15% dari nilai Komponen Makanan dan Minuman (point 1-10)

KOMPONEN SANDANG
12. Celana Panjang/Rok: (Katun kualitas sedang) : 1 potong / 2bulan, atau ½ potong/bulan
13. Kemeja lengan pendek/blus: (setara katun): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan
14. Kaos Oblong/BH: (Kualitas sedang): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan
15. Celana Dalam: (Kualitas sedang): 1 potong / 2 bulan, atau ½ potong/bulan
16. Sarung/Kain Panjang: (Kualitas sedang): 1 helai / 12 bulan, atau 1 helai/tahun
17. Sepatu : Kulit Buatan(sintetis): 1 pasang / 6 bulan, 2 pasang / tahun
18. Sandal Jepit: (Bahan Karet): 1 pasang / 6 bulan, 2 pasang / tahun
19. Handuk: (ukuran 100 x 60cm) : 1 potong/tahun.
20. Perlengkapan Ibadah: (Sajadah/Mukena dll): 1 set / tahun

KOMPONEN PERUMAHAN
21. Sewa Kamar ( Sederhana ) : 1 kali/bulan
22. Dipan/Tempat tidur ( No.3 polos ) : 1 buah / 4 tahun.
23. Kasur dan Bantal ( Busa ): 1 buah / 4 tahun
24. Sprey dan sarung bantal ( Katun ) : 1 set / 6 bulan atau 2 set / tahun
25. Meja dan Kursi ( 1 Meja 4 kursi) : 1 Set / 4 Tahun
26. Lemari Pakaian ( Kayu sedang) : 1 buah / 4 tahun
27. Sapu Ijuk ( sedang ) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun
28. Perlengkapan makan : Piring Polos, Gelas Polos serta Sendok Garpu masing-masing : 1 buah/ 4 bulan atau 3 buah / tahun
29. Ceret Almunium (ukuran 25 cm) : 1 buah / 2 tahun
30. Wajan Almunium ( ukuran 32 cm) : 1 buah / 2 tahun
31. Panci Almunium (ukuran 32 cm) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah/ tahun
32. Susuk/sendok masak (almunium) : 1 buah/ tahun
33. Kompor minyak tanah (16 sumbu) : 1 buah / 2 tahun.
34. Minyak Tanah ( eceran) : 10 liter / bulan
35. Ember Plastik (isi 20 ltr) : 1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun
36. Listrik ( 450 watt) : 1/ bulan
37. Lampu Listrik : Pijar 25 watt : 1 buah/ 2 bulan dan Neon 15 watt: 1 buah / 4 bulan
38. Air Bersih (standar PDAM) : 2 Meter Kubik / bulan
39. Sabun Cuci : (Krim Detergen) : 1.5 kg/bulan

KOMPONEN PENDIDIKAN
40. Bacaan/Radio: Tabloid: 4 eksemplar/bulan dan Radio 4 band: 1 unit / 4 tahun.

KOMPONEN KESEHATAN
41. Sarana Kesehatan: Pasta Gigi (80 gr) : 1 tube/ bulan, Sabun Mandi (80 gr): 2 batang/bulan, Sikat Gigi (lokal) : 1 buah/ 4 bulan, Shampo (lokal) : 100 ml/bulan, Pembalut (u/wanita): 10 pcs/bulan, alat cukur (u/pria) : 1 buah / bulan
42. Obat Anti Nyamuk (bakar): 3 dus/ bulan
43. Potong rambut (di tukang cukur salon): 1 kali / 2 bulan, atau 6 kali / tahun

KOMPONEN TRANSPORTASI
44. Transport kerja dan lainnya (Biaya angkutan Umum): 30 hari PP/ bulan

KOMPONEN REKREASI DAN TABUNGAN
45. Rekreasi (daerah sekitar) : 1 kali / 6 bulan atau 2 kali / tahun
46. Tabungan: 2 % dari nilai point 1 s/d 45.

Gambar Ilustrasi

PERMENAKERTRANS NO.13 TAHUN 2012 SEBAGAI ACUAN KHL 2013

Berikut 14 komponen yang ditambahkan CaK Imin (Muhaimin Iskandar) dalam me-revisi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No: Per.17/MEN/VIII/2005 tentang Komponen dan Tahapan Pencapaian KHL.

Jumlah jenis kebutuhan yang semula 46 komponen dalam “penyempurnaan” Permenakertrans menjadi 60 komponen KHL. Penambahan 14 komponen baru tersebut adalah sebagai berikut :

47. Ikat pinggang, ( kulit sintetis/ Imitasi) : 1 buah / tahun
48. Kaos kaki,( setara katun) 1 pasang/ 3 bulan atau 4 pasang / tahun
49. Deodorant (kapasitas 100 ml/g) : 1 botol / 2 bulan atau 6 botol / tahun
50. Seterika 250 watt, (merk lokal) : 1 buah / 4 tahun
51. Rice cooker (ukuran 1/2 liter) : 1 buah / 4 tahun
52. Celana pendek, ( setara katun) : 1 potong / 6 bulan atau 2 potong / tahun
53. Pisau dapur ( almunium) : 1 buah / 3 tahun
54. Semir (lokal) 1 buah / 2 bulan atau 6 buah / tahun dan sikat sepatu (ijuk) 1 buah / tahun
55. Rak piring ( rak portable plastic) , 1 buah / 2 tahun
56. Sabun cuci piring (colek) 500 gr / bulan
57. Gayung plastik ukuran sedang, 1 buah / tahun
58. Sisir, (plastik): 1 buah / 6 bulan atau 2 buah / tahun
59. Ballpoint/pensil, 1 buah / 2 bulan atau 6 buah / tahun.
60. Cermin (Ukuran 30 x 50 cm) 1 buah / 3 tahun

Selain penambahan 14 jenis komponen baru, terdapat pula penyesuaian/ penambahan Jenis kualitas dan kuantitas KHL serta perubahan jenis kebutuhan.

Penyesuaian/penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL, yaitu :
1. (lihat point No. 20) Sajadah/mukenah/peci, dll ( semula sajadah, mukenah, dll ).
2. (lihat point No. 12) Celana panjang/rok/pakaian muslim ( semula celana panjang/rok ).
3. (lihat point No. 16) Sarung/kain panjang volume 3/24 ( semula volume 1/12 )
4. (lihat point No. 21) Sewa kamar sederhana yang mampu menampung jenis kebutuhan KHL lainnya ( semula sewa kamar sederhana ).
5. (lihat point No. 23) Kasur dan bantal busa ( semula 1/48 ) menjadi kasur busa volume 1/48 dan
6. (lihat point No. 23) Bantal busa ( semula volume 1/48 ) menjadi 2/36.
7. (lihat point No. 37) Semula bola lampu pijar/neon 25 watt/15 watt volume 6/12 atau 3/12 menjadi bola Lampu Hemat Energi (LHE) 14 watt dengan volume 3/12.
8. ( lihat point No. 36) Listrik dari 450 watt menjadi 900 watt.

Perubahan jenis kebutuhan, yaitu:
( lihat point No. 33 dan 34) Kompor minyak 16 sumbu dan minyak tanah 10 liter, diubah menjadi: 1).Kompor gas dan perlengkapannya : a. Kompor gas 1 (satu) tungku, volume 1/24 b. Selang dan Regulator, volume 1/24 c. Tabung gas 3 kg, volume 1/60 2) Gas elpiji 2 tabung @ 3 kg

Nah, setelah membaca dan menelaah tentang 46 komponen layak versi Permenaker No.17 tahun 2005 ditambah lagi 14 komponen “makin” layak versi Permenaker No.13 tahun 2012, apakah hidup buruh makin LAYAK atau makin LOYO? silahkan berkomentar!

Permenakertrans No 13/2012 ini adalah Jalan Terbaik dan Paling adil! begitu kalo kata Muhaimin, mah!

Selamat menempuh HIDUP LAYAK versi Cak Imin

Kesempurnaan Hanya Milik Alloh SWT sementara Gambar Ilustrasi diatas Milik Hileud


Jabatan Terlarang Bagi Tenaga Kerja Asing

27 Mei 2012

Ternyata ada 19 jabatan yang dinyatakan terlarang bagi tenaga kerja asing di Indonesia.

Ilustrasi : Tenaga Kerja Multi Etnic

Jika merujuk kepada Kepmenaker Nomor 40 Tahun 2012 tentang Jabatan-jabatan Tertentu Yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing, maka dalam peraturan tsb ada 19 posisi yang dinyatakan dilarang diduduki TKA yaitu:

1. Direktur Personalia (Personnel Director) kode ISCO 1210
2. Manajer Hubungan Industrial (Industrial Relation Manager) kode ISCO 1232
3. Manajer Peronalia (HR Manager) kode ISCO 1232
4. Supervisor Pengembangan Personalia (Personnel Development Supervisor) kode ISCO 1232
5. Supervisor Perekrutan Personalia (Personnel Recruitment Supervisor) kode ISCO 1232
6. Supervisor Penempatan Personalia (Personnel Placement Supervisor) kode ISCO 1232
7. Supervisor Pembinaan Karir Pegawai (Employee Career Development Supervisor) kode ISCO 1232
8. Penata Usaha Personalia (Personnel Declare Administrator) kode ISCO 4190
9. Kepala Eksekutif Kantor (Chief Executive Officer) kode ISCO 1210
10. Ahli Pengembangan Personalia dan Karir (Personnel and Careers Specialist) kode ISCO 2412
11. Spesialis Personalia (Personnel Specialist) kode ISCO 2412
12. Penasehat Karir (Career Advisor) kode ISCO 2412
13. Penasehat tenaga Kerja (Job Advisor) kode ISCO 2412
14. Pembimbing dan Konseling Jabatan (Job Advisor and Counseling) kode ISCO 2412
15. Perantara Tenaga Kerja (Employee Mediator) kode ISCO 2412
16. Pengadministrasi Pelatihan Pegawai (Job Training Administrator) kode ISCO 4190
17. Pewawancara Pegawai (Job Interviewer) kode ISCO 2412
18. Analis Jabatan Job Analyst kode ISCO 2412
19. Penyelenggara Keselamatan Kerja (Occupational Safety Specialist) kode ISCO 2412

Catatan:
Kode ISCO (International Standard Classification of Occupations)

MANA YANG LEBIH BAIK BAGI KARYAWAN?

Bagi karyawan/buruh mau tenaga kerja asing atau tenaga kerja lokal sebenarnya tidak jadi persoalan sepanjang mereka bekerja secara profesional dan concern terhadap kesejahteraan pekerjanya.
Mungkin maksud pemerintah benar yakni untuk melindungi pekerja/buruh lokal dari kebijakan-kebijakan yang bermuatan “lain”, serta mengeliminir “perilaku menjajah”.
Namun Perlu diingat bahwa saat ini banyak tenaga lokal yang menduduki jabatan tsb,
ber-buat lebih jelek dari tenaga kerja asing, tidak mengenal bangsanya sendiri, yang seenaknya menjajah, mengeksploitasi, sadis, dan membuat kebijakan-kebijakan yang mengesampingkan norma, etika dan aspirasi.
Sebagai contoh:
Banyak Manajer Personalia lokal yang menolak dan menentang keberadaan serikat pekerja-serikat buruh di perusahaanya, dan saya yakin bahwa jika manager personalia-nya adalah tenaga kerja asing semisal dari Eropa, tentu mereka akan sangat faham tentang kebebasan berorganisasi dan berserikat di perusahaan.
Jadi, sebenarnya peraturan bidang ketenagakerjaan-nya lah yang harus ditegaskan dan di tegakan, bukan tenaga asing atau tidak asingnya.
Begitulah kira-kira, atau mungkinkah ini petanda kebangkitan semangat nasionalisme pak menteri?

Peraturan dalam Posting Ini:
Kepmenaker No.40 Tahun 2012 Ttg Jabatan Yang Dilarang Diduduki Tenaga Asing

Gambar Ilustrasi:
footage.shutterstock


4W What Wrong With W(b)uruh

12 Mei 2012

(baca:)Wos rong wit yu buruh?

Tidak seperti tahun sebelumnya, Dalam memperingati Mayday Tahun ini sengaja saya gak posting apapun terkait berita atau rencana-rencana mayday beberapa organisasi buruh, biasanya postingan terkait mayday menjadi trending topik dan top search menjelang tanggal 1 mei.

Walaupun tidak membuat postingan, sebagai buruh yang juga sebagai pengamat amatiran saya tetap memantau kegiatan mayday dibeberapa kota melalui media, maupun melihat langsung ke kantong-kantong buruh khususnya di wilayah Bandung Raya.

Beberapa hari setelah peringatan Mayday 2012, dari beberapa pemantauan tsb, saya berani “menyimpulkan” bahwa pada intinya Buruh di Indonesia pada tahun 2012 dibawah pemerintahan SBY sudah ada dalam tatanan kehidupan yang sejahtera, repeh rapih, makmur sentosa, toto tentrem sugih mukti kerto raharjo, gemah ripah lohjinawi, cukup pangan cukup sandang, bru dijuru bro dipanto ngalayah ditengah imah.

Mengapa Bisa Demikian?

Peringatan mayday yang dibeberapa negara di dunia identik dengan aksi keras yang menyuarakan tuntutan-tuntutan tentang kesejahteraan, penolakan diskriminasi, penolakan upah murah, penolakan outsourching, mengecam praktek – praktek kapitalisme dll, ternyata di Indonesia diperingati dengan happing fun, kerja bakti bersihin got, rapat-rapat kecil, pembagian door prize, konser musik, konser dangdutan, nanam pohon trembesi, bagi-bagi sembako dan baksos (makmur bener ya..), donor darah dll.

Ini dia beberapa beritanya:

Buruh Subang
Subang [SuaraJabar.Com] – Tidak akan ada unjuk rasa buruh pada peringatan hari buruh sedunia (May Day) di Subang. Pada 1 Mei besok, para buruh hanya akan memeringati May Day di masing-masing perusahaan tempat mereka bekerja.

Komentar:
Beu?…….

Buruh Bandung
(detikbandung) hingga pukul 10.05 WIB, pengunjuk rasa belum hadir di Gedung Sate. Sedangkan seribuan polisi sudah bersiaga. Pengamanan May Day 2012 ini Polrestabes Bandung mengerahkan 2.400 personel, termasuk bantuan dari Polda Jabar
Sebelumnya diberitakan, dalam menyambut peringatan Hari Buruh Se-Dunia (May Day) yang jatuh pada 1 Mei, sekitar 800 buruh di Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Polsek Dayeuhkolot menggelar kegiataan bakti sosial berupa donor darah
“Kegiatan ini sengaja kami gelar untuk memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei besok. Kami juga ingin berkontribusi terhadap masyarakat, karena bakti sosial ini bukan hanya dominasi orang kaya atau para pejabat dan instansi pemerintahan saja,” kata Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bandung Ayi Suhanda kepada wartawan (30/4/2012).

Ayi menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 40 perusahaan yang berada Kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya. Dimana masing-masing perusahaan mengirimkan 20 orang pekerjanya untuk mendonorkan darahnya. Namun demikian antusiasme para pekerja ini ternyata cukup tinggi. Ini terlihat dari membludaknya peserta yang menjadi pendonor.

Selain kegiatan donor darah, sambung Ayi, para buruh yang tergabung dalam SPSI ini juga akan melakukan bakti sosial lainnya, yakni berupa penanaman 5.000 pohon di lahan kritis di sekitar Kecamatan Dayeuhkolot serta pembersihan Sungai Cipalasari dan Citepus.

“Lingkungan juga menjadi bagian dari perhatian kami. Contohnya dengan bersih-bersih sungai, karena jelas dampaknya sangat berpengaruh buat kami. Ketika banjir, otomatis pabrik tidak dapat beroperasi kami pun tidak dapat bekerja,” ungkapnya.[jul]

Komentar mantanburuh:

Huebat bener kang Ayi Suhanda ya! Jiwa Sosialnya tinggi peduli perusahaanya juga tinggi, Halowww… yang jadi pertanyaan: Apakah masih ada darahnya? Apakah porsi makan buruh sudah cukup kadar gizinya? Kasian kan kalo masih kurang gizi/protein? Lemes lo..
Salam sakses aja deh buat kang ayi, uben dan godeg.

Buruh Jakarta
Metrotvnews.com, Jakarta: Sedikitnya 100 ribu pekerja memperingati Hari Buruh Sedunia pada 1 Mei dengan menggelar demonstrasi damai di depan Istana Merdeka dan menghadiri konser musik Slank di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Komentar:
Kalo ada kaka, Males ngomen ah..he he

Buruh Surabaya
Surabaya (ANTARA News) – Peringatan Hari Buruh se-Dunia (May Day) yang digelar di Taman Surya Kota Surabaya hari ini dikemas dengan acara bagi-bagi ribuan hadiah.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Nanis Chairani mengatakan ada sekitar 1.250 hadiah diberikan kepada buruh di antaranya dua sepeda motor, satu mesin cuci, dan dua lemari es.

“Semua hadiah tersebut merupakan pemberian dari pihak sponsor yakni para pengusaha,” kata Nanis usai apel peringatan May Day yang digelar pertama kali oleh Pemkot Surabaya di halaman Taman Surya.
Ketua DPC Konfederasi SPSI Surabaya Henky Prayitno mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemkot yang sudah memfasilitasi adanya apel May Day kali ini.

“Semua buruh di Surabaya ikut acara ini. Tidak ada demo anarkis,” katanya.

Menurut dia, ada sekitar 3.000 buruh di Surabaya yang ikut apel May Day. Semua antusias mengikuti acara ini, apalagi ada hadiah untuk para buruh.

Komentar:
Mayday atau Ultah PEMKOT ya?
bagi dong atu hadiah dispensernya!

Buruh Pamekasan
Pamekasan (beritajatim.com) – Hari Buruh Se Dunia (May Day), yang jatuh pada 1 Mei, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di Kabupaten Pamekasan. Pasalnya, unjuk rasa yang biasanya dilakukan oleh para buruh kini tidak terlihat.
Meski begitu, aparat keamanan tetap siaga dan menyiapkan sedikitnya dua pleton personel. Mereka terdiri dari Samapta, intel, reskrim dan lantas.

Komentar:
Kayaknya taon kemaren heboh mayday-nya ya??

Buruh Jogja
Yogyakarta (detik.com) Ribuan mahasiswa dan buruh di Yogyakarta memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Selasa (1/5/2012). Dalam aksi itu massa menyanyikan lagu “Iwak Peyek” yang telah dipelesetkan.

Aksi yang dilakukan secara bergelombang itu dipusatkan di kawasan Malioboro, gedung DPRD DIY hingga titik nol kilometer atau di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta.

Beberapa elemen yang turun ke jalan di antaranya Federasi Serikat Buruh Independen Indonesia (FSBII) Bantul, Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY), Komite Aksi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi), Forum LSM DIY, Aliansi Rakyat Yogyakarta (ARY), Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), Paguyuban Buruh Kemudo, Paguyuban Buruh Gendong, BEM-KM UGM, HMI, Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) dan lain-lain.

Komentar:
Aduk kang mas, tuntutan-nya jadi kelibas, kalah kenceng ama lagu Iwa Peyek-nya?

Buruh Batam
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM– Ribuan pekerja di kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) Batam mengikuti acara Fun Bike dan Jalan Santai, Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyambut hari buruh dunia atau May Day pada 1 Mei, Para pekerja tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Apalagi telah disiapkan door prize berupa alat-alat elektronik kebutuhan rumah tangga, sepeda, serta hadiah utama LED TV 32 inch bagi para peserta

Ketua DPC Logam Elektronik Mesin (LEM) SPSI Pantai Timur Batam, Jon Effendi mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

“Ini kan termasuk kegiatan olahraga bagi pekerja. Selain untuk menyehatkan juga agar May Day ini diperingati dengan cara-cara yang positif. Demi menjaga kondusifitas Batam bersama,” kata Jon.

Komentar:
Betul juga tuh, Silaturahminya sambil salam-salaman? kayak lebaran.

Buruh Sukabumi
SUKABUMI (Pos Kota) – Banyak cara untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, misalnya.
Mereka mengisi May Day dengan menggelar pengobatan gratis dan donor darah. Mereka memusatkan aksi sosialnya di Palagan Perjuangan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Selasa (1/5).
Ketua SPN Cabang Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar mengatakan, kegiatan social yang dilakukannya lebih bermanfaat ketimbang berunjuk rasa. Di samping itu, kegiatan social tersebut mendapatkan apresiasi positif dari semua komponen.

Komentar:
Kasian bener ya? Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Buruh apakah udah terpenuhi?, plafon berobat buruh nya berapa? ah,…aya-aya wae.

Indikator Buruh Sejahtera
Kalo menyimak liputan-liputan tadi, kita bisa gambarkan keadaan buruh di Indonesia saat ini sudah sejahtera, dan itulah Indikatornya.
artinya buruh sudah tidak perlu lagi berkoar-koar nuntut macem-macem terkait kesejahteraan hidupnya. bahkan disaat-saat mayday yang nota bene hari buruh, hari milik buruh sekalipun, saat mayday sama sekali tak ada perjuangan dan upaya yang “menggigit” dan gigih.

Ah.. masa sih?

ataukah barangkali, PEANUT sudah FORGET ama kulitnya?
atau barangkali kalo menurut NU: buruh sudah lupa sama KHITAH-nya?
ah..tapi mudah-mudahan saja emang sudah SEJAHTERA.

Sumber:
ada di tulisan


PILKADA

26 Oktober 2009

PILKADATak bisa disangkal lagi bahwa kita butuh pemimpin di daerah, krisis multi sektor yang berkepanjangan harus bisa dipulihkan oleh figur pemimpin yang mampu memadukan seluruh potensi masyarakat, bukan sosok pemimpin yang mementingkan diri sendiri atau kelompoknya semata.
Selama ini kita telah menangkap sinyal bahwa elit pemimpin di daerah hanya mengejar jabatan demi mementingkan kelompok dan dirinya saja, tanpa sanggup menjalankan dan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya, khususnya dalam bidang perlindungan buruh.
Raport merah atas kepemimpinan di daerah selama ini telah menyesakan dada kita kaum buruh, lihatlah tentang penetapan upah minimum yang rendah, yang tak pernah menyetuh level upah layak, atau tidak adanya kontrol yang tegas atas penyelewengan-penyelewengan yang terjadi, sehinga derita buruh terus terulang dari masa pemerintahan daerah yang satu ke masa pemerintah daerah berikutnya.
Ajang pemilihan kepala daerah (PILKADA), adalah ajang kita untuk berkiprah dan turut andil dalam menentukan siapa pemimpin daerah yang tepat. Kita harus pandai-pandai mengukur kemampuan calon pemimpin daerah kita.
Setiap orang yang merasa mampu bisa mencalonkan diri jadi kepala daerah, tidak ada larangan! Bisa saja calon kepala daerah adalah seorang ketua RT, pedagang pasar, penarik becak atau siapapun, baik yang diusung partai politik maupun non partai (independent), persoalan berikutnya adalah apakah nanti setelah ia menjabat kepala daerah dia mampu membuktikan kinerja dan tanggungjawab (mas’ulun) yang baik dan optimal ? apakah sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan warganya? Atau jangan-jangan nanti hanya jadi bulan-bulanan dan penghinaan warga saja karena justru memperparah penderitaan warga.
Oleh karena itu, sebelum kita yakin untuk memilih seorang kepala daerah, pelajari dulu track record-nya, kenali dulu orangnya, ketahui dulu apa program-programnya, seberapa jauh kelompoknya mengendalikannya dll. Karena kalau kita salah memilih, bukan mustahil penderitaan kita akan terus bertambah parah.
Ingat….. jika kita salah memilih pemimpin, bukan hanya pemimpin terpilih yang akan diminta pertanggungjawaban, namun kita juga sebagai pemilih ikut berdosa dan akan diminta pertanggungjawabannya oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Mari berhati-hati memilih pemimpin daerah.


%d blogger menyukai ini: