Merindukan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila ke-5 Pancasila kita berbunyi:”Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Entah salah atau bagaimana para pendiri negeri ini merumuskan sebuah falsafah dasar negara, sehingga sampai detik ini cita-cita itu tak pernah terealisasikan oleh para pengemban amanat itu. Setidaknya itulah yang kini kita saksikan dalam realita sehari-hari.
Dimata sila itu seharusnya tidak pernah ada perbedaan kasta, status sosial, SARA, dll. Si kaya si miskin dianggap sama dan berhak mendapatkan perlakuan serta fasilitas yang sama dari pemerintah.
Pada kenyataannya pemerintah justru berbuat dan terkesan membiarkan kesenjangan, peng-klusteran, pengkastaan dll.
Lihatlah rumah sakit pemerintah, masih saja membedakan mana pasien kelas 3 yang miskin dan mana pasien kelas VIP, dalam sarana transportasi, ada kelas ekonomi bagi si miskin dan ada kelas bisnis/eksekutif bagi si kaya, sekolah pun gak jauh beda ada sekolah favorit yang terus menerus mendapat support dan ada sekolah biasa yang dibiarkan roboh termakan rayap dengan proses belajar mengajar yang seadanya, cukong dan pemodal besar dimanja-manja buruh kecil dibiarkan merana.
Sedih rasanya mendengarkan statemen-statemen tokoh politik dan pejabat yang mengumbar pernyataan bahwa dia menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan HAM, namun pada kenyataannya saat dia membuat kebijakan, kesetaraan tak pernah terbuktikan. Ada uang dilayani gak ada uang silahkan pergi.
Pernahkah anda empati pada orang miskin yang gak punya apa-apa? Kapankah si miskin bisa mengenyam fasilitas VIP layaknya si kaya, sarana transportasi nyaman sekelas eksekutif dan atau bersekolah di sekolah-sekolah favorit yang bermasa depan.
Sungguh kita merindukan keadilan sosial yang benar-benar bagi seluruh rakyat Indonesia.
Siapakah yang akan peduli pada masa depan si miskin?
Keadilan sosial, datanglah segera, aku benar-benar merindukanmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: