Jabatan Terlarang Bagi Tenaga Kerja Asing

27 Mei 2012

Ternyata ada 19 jabatan yang dinyatakan terlarang bagi tenaga kerja asing di Indonesia.

Ilustrasi : Tenaga Kerja Multi Etnic

Jika merujuk kepada Kepmenaker Nomor 40 Tahun 2012 tentang Jabatan-jabatan Tertentu Yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing, maka dalam peraturan tsb ada 19 posisi yang dinyatakan dilarang diduduki TKA yaitu:

1. Direktur Personalia (Personnel Director) kode ISCO 1210
2. Manajer Hubungan Industrial (Industrial Relation Manager) kode ISCO 1232
3. Manajer Peronalia (HR Manager) kode ISCO 1232
4. Supervisor Pengembangan Personalia (Personnel Development Supervisor) kode ISCO 1232
5. Supervisor Perekrutan Personalia (Personnel Recruitment Supervisor) kode ISCO 1232
6. Supervisor Penempatan Personalia (Personnel Placement Supervisor) kode ISCO 1232
7. Supervisor Pembinaan Karir Pegawai (Employee Career Development Supervisor) kode ISCO 1232
8. Penata Usaha Personalia (Personnel Declare Administrator) kode ISCO 4190
9. Kepala Eksekutif Kantor (Chief Executive Officer) kode ISCO 1210
10. Ahli Pengembangan Personalia dan Karir (Personnel and Careers Specialist) kode ISCO 2412
11. Spesialis Personalia (Personnel Specialist) kode ISCO 2412
12. Penasehat Karir (Career Advisor) kode ISCO 2412
13. Penasehat tenaga Kerja (Job Advisor) kode ISCO 2412
14. Pembimbing dan Konseling Jabatan (Job Advisor and Counseling) kode ISCO 2412
15. Perantara Tenaga Kerja (Employee Mediator) kode ISCO 2412
16. Pengadministrasi Pelatihan Pegawai (Job Training Administrator) kode ISCO 4190
17. Pewawancara Pegawai (Job Interviewer) kode ISCO 2412
18. Analis Jabatan Job Analyst kode ISCO 2412
19. Penyelenggara Keselamatan Kerja (Occupational Safety Specialist) kode ISCO 2412

Catatan:
Kode ISCO (International Standard Classification of Occupations)

MANA YANG LEBIH BAIK BAGI KARYAWAN?

Bagi karyawan/buruh mau tenaga kerja asing atau tenaga kerja lokal sebenarnya tidak jadi persoalan sepanjang mereka bekerja secara profesional dan concern terhadap kesejahteraan pekerjanya.
Mungkin maksud pemerintah benar yakni untuk melindungi pekerja/buruh lokal dari kebijakan-kebijakan yang bermuatan “lain”, serta mengeliminir “perilaku menjajah”.
Namun Perlu diingat bahwa saat ini banyak tenaga lokal yang menduduki jabatan tsb,
ber-buat lebih jelek dari tenaga kerja asing, tidak mengenal bangsanya sendiri, yang seenaknya menjajah, mengeksploitasi, sadis, dan membuat kebijakan-kebijakan yang mengesampingkan norma, etika dan aspirasi.
Sebagai contoh:
Banyak Manajer Personalia lokal yang menolak dan menentang keberadaan serikat pekerja-serikat buruh di perusahaanya, dan saya yakin bahwa jika manager personalia-nya adalah tenaga kerja asing semisal dari Eropa, tentu mereka akan sangat faham tentang kebebasan berorganisasi dan berserikat di perusahaan.
Jadi, sebenarnya peraturan bidang ketenagakerjaan-nya lah yang harus ditegaskan dan di tegakan, bukan tenaga asing atau tidak asingnya.
Begitulah kira-kira, atau mungkinkah ini petanda kebangkitan semangat nasionalisme pak menteri?

Peraturan dalam Posting Ini:
Kepmenaker No.40 Tahun 2012 Ttg Jabatan Yang Dilarang Diduduki Tenaga Asing

Gambar Ilustrasi:
footage.shutterstock


%d blogger menyukai ini: