KHL dan UMK Tahun 2011 Kabupaten/Kota di Jawa Barat

Besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat untuk tahun 2011 telah resmi diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat Bp. H.Ahmad Heryawan pada hari Jum’at tanggal 19 Nopember 2010 di Gedung Sate Bandung.
Keputusan besaran UMK Kab/Kota di Jawa Barat ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.1564-Bangsos/2010 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat Tahun 2011.
UMK Kab/Kota tahun 2011 ini akan mulai berlaku pada tanggal 01 Januari 2011.
Dalam SK tsb ada 12 Kabupaten/Kota yang dinyatakan telah mencapai 100 % bahkan melebihi standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Kabupaten/Kota yang mencapai/melebihi KHL tsb adalah:
Kabupaten Bandung (101%),
Kabupaten Bandung Barat (100,36%),
Kota Cimahi (100%),
Kabupaten Sumedang (100%),
Kabupaten Cianjur (100,2%),
Kota Sukabumi (101,52%),
Kabupaten Bogor (100%),
Kota Cirebon (100,03%),
Kabupaten Cirebon (100%),
Kabupaten Indramayu (100%),
Kota Bekasi (100%), dan
Kabupaten Bekasi (100%).
Sementara itu Kabupaten/Kota yang pencapaian KHL-nya dibawah 80% hanya satu yakni Kabupaten Subang sebesar 77,12%.
UMK Kabupaten Bekasi menjadi yang paling tinggi diantara Kab/Kota diJawa Barat lainnya yakni Rp 1.275.000 atau naik sebesar 10,05 persen dari Rp 1.168.974 pada 2010. Sementara yang paling rendah adalah Kota Banjar dengan UMK Rp 732.000. Jumlah tersebut naik 6,12% dari Rp 689.800 pada tahun 2010
Berikut ini adalah rincian lengkap UMK Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2011:
1. Kota Bandung Rp 1.188.435 (capaian KHL 95,61 persen),
2. Kab. Bandung, Rp 1.123.000 (capaian KHL 101 persen),
3. Kab.Bandung Barat Rp 1.175.959 (capaian KHL 100,36 persen),
4. Kota Cimahi Rp 1.172.485 (capaian KHL 100 persen),
5. Kab. Sumedang Rp 1.110.130 (capaian KHL 100 persen),
6. Kab. Cianjur Rp 810.500 (capaian KHL 100,2 persen),
7. Kab. Sukabumi Rp 850.000 (capaian KHL 98,58 persen),
8. Kota Sukabumi Rp 860.000 (capaian KHL 101,52 persen),
9. Kota Bogor Rp 1.079.100 (capaian KHL 99 persen),
10. Kab Bogor Rp 1.172.060 (capaian KHL 100 persen),
11. Kota Depok Rp 1.243.552 (capaian KHL 94 persen),
12. Kab Majalengka Rp 763.000 (capaian KHL 88,47 persen),
13. Kota Cirebon Rp 923.000 (capaian KHL 100,03 persen),
14. Kab. Cirebon Rp 906.190 (capaian KHL 100 persen),
15. Kab.Kuningan Rp 749.000 (capaian KHL 92,63 persen),
16. Kab. Indramayu Rp 944.190 (capaian KHL 100 persen),
17. Kab. Garut Rp 802.000 (capaian KHL 85,90 persen),
18. Kota Tasikmalaya Rp 865.000 (capaian KHL 96,30 persen),
19. Kab. Tasikmalaya Rp 860.000 (capaian KHL 88,16 persen),
20. Kab. Ciamis Rp 741.800 (capaian KHL 85 persen),
21. Kota Banjar Rp 732.000 (capaian KHL 83,69 persen),
22. Kab Purwakarta Rp 961.200 (capaian KHL 82,44 persen),
23. Kab Subang Rp 791.200 (capaian KHL 77,12 persen),
24. Kab Karawang Rp 1.159.000 (capaian KHL 88,11 persen),
25. Kota Bekasi Rp 1.275.000 (capaian KHL 100 persen)
26. Kab. Bekasi Rp 1.286.421 (capaian KHL 100 persen).

About these ads

2 Balasan ke KHL dan UMK Tahun 2011 Kabupaten/Kota di Jawa Barat

  1. Oboy Respect mengatakan:

    Apakah dengan UMK yang sekarang bisa memenuhi taraf hidup layak?

  2. […] PDF File Name: Khl dan umk tahun 2011 kabupaten/kota di jawa barat Source: mantanburuh.wordpress.com » DOWNLOAD « […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: